Proses pembuatan
Pengelasan: Kabel rendah karbon atau stainless steel dilas bersama dalam pola kisi menggunakan pengelasan resistensi listrik.
Galvanisasi: Mesh yang dilas dilapisi dengan seng, baik melalui hot-dip galvanisasi (direndam dalam seng cair) atau elektro-galvanisasi (proses elektrolitik). Galvanisasi hot-dip memberikan ketahanan korosi yang lebih baik.
3. Fitur Utama
✔ Kekuatan tinggi - Struktur yang dilas kaku menahan beban berat.
✔ Resistensi korosi - lapisan seng melindungi terhadap karat dan pelapukan.
✔ Bukaan Mesh Seragam - Pola grid yang tepat untuk kinerja yang konsisten.
✔ Instalasi Mudah - Panel Prefabrikasi Hemat waktu dan tenaga kerja.
✔ Fleksibilitas - Tersedia dalam berbagai ukuran, alat pengukur kawat, dan pelapis.
4. Spesifikasi Umum
Diameter kawat: 0,5mm - 6mm (bervariasi berdasarkan aplikasi)
Ukuran mesh: 1/2 "(12.7mm), 1" (25.4mm), 2 "(50.8mm), dll.
Ukuran panel: Biasanya ukuran 1m × 2m, 2m × 3m, atau kustom.
Jenis galvanisasi:
Hot-dip Galvanized (HDG) -Lapisan seng yang lebih tebal (~ 50-100μm), tahan lama.
Electro-Galvanized (misalnya) -Lapisan yang lebih tipis (~ 10-20μm), ekonomis.
5. Aplikasi
Pagar & Keamanan: Pagar perimeter, kandang hewan, kotak gabion.
Konstruksi: Penguatan beton (lempengan, dinding), plesteran, partisi.
Pertanian: kandang unggas, trellising, perlindungan taman.
Industri: Pengawal mesin, rak, penyaringan.
6. Keuntungan dibandingkan jerat lain
Umur yang lebih lama dari mesh kawat non-galvanis.
Lebih kaku dan stabil dari jala kawat tenunan.
Hemat biaya dibandingkan dengan mesh stainless steel.
7. Pemeliharaan
Membutuhkan pemeliharaan minimal karena perlindungan seng.
Jika rusak, cat kaya seng dapat diterapkan untuk touch-up.
Kesimpulan
Panel jala kawat yang dilas galvanis adalah solusi yang tahan lama, ekonomis, dan fleksibel untuk berbagai kebutuhan industri dan konstruksi. Resistensi korosi dan integritas struktural mereka membuatnya ideal untuk aplikasi sementara dan permanen.
